Maine Coon, salah satu ras kucing yang banyak dipelihara di dunia. Ya, si bagus ini bisa menciptakan para penggemar kucing jatuh hati pada pandangan pertama.Jika kau termasuk di dalamnya, artikel ini niscaya tidak ingin kau lewatkan. Simak ya, pembahasan lengkap kucing Maine Coon, kucing rumahan terbesar di dunia, berikut ini!

Kucing Maine Coon terkenal dengan badannya yang tinggi besar. Bahkan, ia menjadi kucing dengan tubuh paling besar jika dibandingkan dengan kucing ras lain yang seusia. Tinggi tubuh Maine Coon cukup umur sanggup mencapai 1 meter, dengan panjang tubuh mencapai 121 cm dari kepala hingga ujung ekor. Sedangkan beratnya mencapai 6 hingga 9 kilogram untuk pejantan, dan betinanya mencapai kisaran 4 hingga 5 kilogram. Besar bukan?

Selain badannya yang tinggi, besar, dan berotot kuat, Maine Coon juga terkenal alasannya bulunya. Bulu kucing Maine Coon terkenal sangat tebal dan anti air. Panjang bulunya sanggup mencapai 7 cm. Karena bulu yang saking panjang dan tahan air, ia sering juga menerima julukan American Longhair dan ‘kucing salju’. Dengan kondisi fisik mirip itu, ras Maine Coon gampang menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Bahkan, alasannya ketahanan fisiknya, ia sanggup bertahan dalam cuaca ekstrim sekalipun.

Namun demikian, kucing Maine Coon termasuk ras yang lambat dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Ia gres mencapai bentuk tubuh cukup umur ketika berusia 3 hingga 5 tahun. Hal yang sama juga dialami oleh ras kucing besar lainnya.

Ciri khas lainnya dari ras Maine Coon ialah bentuk kepalanya. Maine Coon mempunyai kepala yang sedang dan lebar. Dahinya melengkung dengan tulang pipi yang menonjol. Kepala Maine Coon makin terlihat gagah dengan indera pendengaran yang besar dan diselimuti bulu berjumbai. Lebih istimewa lagi, bab leher Maine Coon diselimuti bulu-bulu lebat, membuatnya tampak mirip singa.

Keistimewaan kucing Maine Coon lainnya terletak pada matanya. Mata kucing Maine Coon berbentuk sedikit oval dengan ukuran lebar. Ketika ia membelalak, matanya tampak lingkaran mempesona. Jika ras Persia terkenal dengan hidungnya yang pesek, maka Maine Coon sanggup dikenali dengan hidungnya yang lebar dan sedikit melengkung pada bab ujungnya.

Bagian yang juga menarik dari kepala kucing Maine Coon ialah dagunya. Ia mempunyai dagu tajam yang menciptakan wajahnya terkesan runcing dan tampak sangat cantik. Sangat berbeda dengan kucing Persia yang mempunyai wajah lingkaran penuh.

Satu lagi bab tubuh Maine Coon yang khas, yaitu pada bab ekornya. Ekor Maine Coon mempunyai bulu yang sangat lebat. Sekilas tampak mirip kemoceng. Melihatnya, mengingatkan kita pada ekor hewan rakun. Kata ‘coon’ pada namanya juga ia dapatkan dari kata ‘racoon’ (rakun).

Secara kepribadian, Maine Coon terbilang menarik. Ia ialah kucing independen, aktif, dansangat bahagia berada di sekitar pemiliknya. Maine Coon juga terkenal nyaman berada di tengah lingkungan manusia. Kucing ini pun suka bermain, terutama bermain air. Tentang ketrampilan berburu, jangan ditanya, ia ialah pemburu handal yang cerdas dalam berburu mangsanya.

Sejarah Kucing Maine Coon
Kucing ras berukuran besar yang banyak dikembangbiakkan dan dipelihara di Amerika ini, diyakini sebagai salah satu ras kucing tertua di dunia. Ia disinyalir sebagai peranakan ras kucing Anggora dan Norwegian Forest. Namun, dari mana sebetulnya kucing ini berasal masih simpang siur ceritanya.

Nama Maine Coon berasal dari dua kata maine dan coon. Maine, ialah nama negara bab di Amerika Utara. Nama Maine disematkan dalam nama ras kucing ini alasannya ia pertama kali dikembangbiakkan secara alami disana. Bahkan, kucing Maine Coon telah menjadi kucing resmi negara Maine.

Seperti telah disebutkan di bab awal artikel ini, bahwa nama coon pada Maine Coon berasal dari kata racoon. Ya, ini alasannya ciri fisik kucing Maine Coon, terutama bab ekornya, mirip ekor hewan racoon. Ada juga versi kisah yang menyatakan bahwa kucing Maine Coon sebetulnya ialah hasil perkawinan antara kucing dengan rakun. Namun belum ada dokumentasi otentik yang sanggup membuktikannya.

Tentang asalnya dari Amerika Serikat pun, belum ada bukti otentiknya. Tidak ada dokumentasi yang menyatakan dari mana sebetulnya asal kucing Maine Coon. Juga, tidak ada dokumentasi yang mencatat kapan pastinya ia diperkenalkan di Amerika Serikat.

Maine Coon mulai terkenal pada perlombaan kucing di selesai masa 19. Namun, popularitasnya terancam ketika kucing jenis longhair mulai dikenalkan dari negeri seberang pada masa awal 20.Maine Coon kembali melaksanakan debutnya, dan ketika ini menjadi kucing peliharaan yang semakin terkenal di dunia.

Banyak kisah yang berkembang mengenai asal seruan kucing Maine Coon. Dari salah satu cerita, didapatkan isu bahwa eksistensi Maine Coon di Amerika Serikat melibatkan Ratu Perancis, Marie Antoinette. Sebelum kematiannya, Antoinette melarikan diri dengan santunan Kapten Samuel Clough.

Ia membawa serta benda-benda kesayangannya, termasuk enam ekor kucing Anggora Turki miliknya. Meski Antoinette tidak hingga ke Amerika Serikat, namun kucing-kucingnya hingga ke pantai Wiscasset, Maine, dengan selamat. Disanalah kucing-kucing Anggora itu berkembang biak dengan kucing lokal shorthairdan menghasilkan ras Maine Coon mirip yang ada ketika ini.

Cerita lain yang berkembang, seorang pelaut Inggris, Kapten Charles Coon, membawa serta kucing longhair-nya dalam kapalnya. Kapanpun kapal Coon berlabuh di Amerika, si kucing turun dari kapal dan kawin dengan kucing lokal. Saat ada anak kucing berbulu lebat yang lahir di Amerika, dianggap sebagai keturunan kucing Kapten Coon tersebut.

Ada juga kisah yang berupa mitos. Mitos yang berkembang di masyarakat ini beranggapan bahwa kucing Maine Coon merupakan hasil perkawinan antara kucing dan rakun. Ini alasannya beberapa ciri fisik ras kucing ini mirip rakun, yaitu pada warna bulu dan bulu ekornya yang lebat.

Mitos lain yang berkembang ialah Maine Coon sebetulnya hasil perkembangbiakkan kucing rumahan dengan kucing liar atau kucing hutan. Ini didasari oleh jumbai-jumbai bulu lebat yang terlihat pada ujung indera pendengaran Maine Coon.

Namun, hipotesis yang diterima di kalangan peternak adalah, bahwa kucing Maine Coon keturunan dari kucing lokal shorthair dengan kucing manca longhair yang dibawa oleh pelaut Inggris. Pelaut Inggris yang dimaksud merujuk pada Kapten Coon.

Kemungkinan lain ialah kucing longhair tersebut dibawa oleh orang Norwegia ke Amerika Serikat. Ini didasari oleh kemiripan ras Maine Coon dengan Norwegian Forest Cat.Dari situlah masyarakat mengambil kesimpulan bahwa sebetulnya Maine Coon ialah keturunan kucing yang dibawa oleh orang Norwegia itu.

Maine Coon sendiri pertama kali disebutkan secara tertulis pada tahun 1861, yaitu pada buku yang ditulis oleh Frances Simpson berjudul The Book Of The Cat. Kucing Maine Coon juga terkenal sebagai bintang kontes. Kontes kucing pertama kali dihelat di Amerika Utara ialah pada 8 Mei 1895, bertempat di Madison Square Garden, kota New York.

BACA JUGA:  Tips dalam Merawat Kucing Persia Peaknose

Pada kontes tersebut, seekor Maine Coon betina yang bagus dinobatkan sebagai pemenang. Maine Coon berwarna coklat tabby yang bagus itu berwarna Cosey, milik Nyonya Fred Brown. Dinobatkan sebagai The Best in Show, Cosey membawa pulang sebuah kalung perak dan medali.

Pada awal masa ke-20, popularitas Maine Coon mulai menurun. Ini alasannya semakin banyaknya varietas kucing longhair lain yang mulai banyak dikembangbiakkan di dunia. Seperti kucing Persia, yang aslinya berasal dari Timur Tengah.

Dokumentasi terakhir ketika seekor kucing Maine Coon memenangkan kontes kucing ialah pada tahun 1911. Kontes kucing seluruh Amerika itu bertempat di kota Portland, negara bab Oregon.

Jenis Kucing Maine Coon
Seperti kucing-kucing ras unggul lainnya, Maine Coon mempunyai beberapa jenis varian warna. Kuasa Tuhan, varian warna pada kucing Maine Coon tersebut demikian bagus dan pas untuk membuatnya tampak lebih anggun dan eksotis.

Ada lebih dari 60 jenis kucing Maine Coon berdasarkan variasi jenis dan contoh warnanya, berdasarkan The Governing Council of The Cat Fancy (GCCF) United Kingdom.Berikut beberapa diantaranya :

1. Tabbies
Maine Coon dengan warna ini mempunyai contoh warna pada badannya. Ada dua jenis warna tabbies, yaitu Classic Tabbies dan Mackarel Tabbies. Pada Classic Tabbies, bulu Maine Coon mempunyai contoh berputar dan merupakan perpaduan dua warna, misal coklat dengan hitam.

Sedangkan pada Mackarel Tabbies, contoh warna berbentuk garis lurus vertikal dari garis tulang belakang ke perutnya. Seperti contoh warna pada zebra namun lebih absurd dan lembut.

Ada banyak variasi warna Tabbies, yaitu Brown Classic And Mackerel, Blue Classic And Mackerel, Blue Silver Classic And Mackerel, Cream Classic And Mackerel, Cameo Classic And Mackerel, Cream Cameo Classic And Mackerel, Red Classic And Mackerel, Silver Classic And Mackerel, Brown Patched Classic And Mackerel, Blue Patched Classic And Mackerel, Silver Patched Classic And Mackerel, Blue Silver Patched Classic And Mackerel

Ada pula contoh Ticked Tabby. Termasuk didalamnya ialah Blue Silver Ticked Tabby,Black Silver Ticked Torbie, Brown Ticked Tabby, Brown Ticked Tabby With White, Brown Ticked Torbie, Red Ticked Tabby, Red Ticked Tabby With White.

2. Solid
Warna Solid berarti pada tubuh kucing Maine Coon hanya terdapat satu warna dominan. Warna mayoritas ini menyebar dari ujung rambut hingga seluruh badannya.

3. Tortoiseshells
Pada varian warna ini, bulu Maine Coon merupakan perpaduan antara warna merah dan hitam.

4. Smoke
Varian warna ini berarti pada tubuh kucing Maine Coon terdapat paduan warna putih perak yang tertutupi oleh bulu-bulu lebat di atasnya. Warna keperakan ini tidak tampak dari luar, hingga tubuh si kucing bergerak atau tertiup angin.

Termasuk dalam variasi warna Smoke ialah Black Smoke, Blue Smoke, Cream Smoke, Red Smoke, Tortie Smoke, Blue Cream Smoke.

5. Shaded
Kucing Maine Coon dengan varian warna shaded mempunyai warna-warna pucat di bawah jumbaian bulu yang tampak di permukaan tubuhnya.Si kucing mirip menggunakan ‘mantel bulu’ yang menutupi permukaan tubuhnya. Pola shaded yang ia miliki membuatnya tampak mirip ia gres saja menerima taburan tepung berwarna di atas ‘mantel’nya.

6. Bi-Colour
Pada contoh warna ini, kucing Maine Coon mempunyai dua warna pada tubuhnya. Ada warna mayoritas yang melingkupi seluruh bulunya, contohnya warna coklat tabby. Dipadu dengan warna putih biasanya pada bab tungkai, perut, dada, dan kepalanya.

Variasi warna Bi-Colour adalahBlack-White, Blue-White, Cream-White, dan Red-White

7. Parti-Colour
Kucing Maine Coon dengan varian warna yang ini mempunyai dua warna, contohnya hitam dan merah. Namun juga mempunyai warna putih yang tampak mirip ‘percikan’, di bab tungkai, perut, dada, dan kepalanya.

Adapun variasi warna pada kelompok Parti-Colour ialah Blue Cream, Calico, Blue Cream Calico, Tortie-White, Blue Cream-White, dan Calico Van.

Kucing Maine Coon Terbesar
Diantara kucing-kucing besar Maine Coon, ternyata ada kucing yang ukuran badannya paling besar. Bisa kau bayangkan kan, ras Maine Coon saja badannya sudah besar, apalagi yang terbesar?!

Sebesar apakah kucing-kucing Maine Coon terbesar ini? Berikut ialah 3 kucing Maine Coon terbesar di dunia:

1. Ludo
Kucing berbobot 11 kilogram ini menempati peringkat pertama sebagai Maine Coon terbesar di dunia. Saat berat badannya mencapai angka tersebut, Ludo gres berusia 7 bulan. Jadi, sangat besar kemungkinan tubuh Ludo tumbuh dan berkembang lagi, mengingat tubuh cukup umur Maine Coon tercapai ketika mereka berusia 3 tahun.

Ludo dipelihara oleh Kelsey Gill, warga West Yorkshire, Inggris. Sang pemilik sempat khawatir Ludo mengalami gigantisme alasannya dua ekor Maine Coon yang lahir sebelumnya mempunyai berat tubuh normal. Gill juga sempat melaksanakan riset di internet dan menemukan fakta bahwa Ludo ialah Maine Coon terbesar di seluruh dunia.

2. Pickles
Maine Coon terbesar kedua, berjulukan Pickles. Kucing milik pasangan Andrew Malicia dan Emily Zarvos ini mempunyai tubuh seberat 10 kilogram dan panjang 1 meter.

Dengan ukuran itu, Pickles bahkan lebih besar dari beberapa jenis anjing di lingkungannya.

3. Rupert
Urutan terbesar ketiga ditempati oleh kucing Rupert. Maine Coon jantan ini berbobot 9 kilogram dan belum mencapai usia dewasa. Itu artinya sangat mungkin tubuhnya tumbuh lebih besar lagi. Rupert mempunyai otot tubuh yang besar, kuat, dan mempunyai kemampuan berburu yang handal.

Badannya yang tinggi besar membuatnya mempunyai julukan Mammoth Cat. Bukan hanya alasannya ukuran badannya, julukan itu disematkan pada Rupert alasannya ia juga mempunyai bulu yang panjang, hingga membuatnya terlihat sangat eksotis. Pastinya, sang pemilik, Kyra Foster, sangat gembira mempunyai Rupert ya!

Harga Kucing Maine Coon
Kamu ingin memelihara kucing Maine Coon? Siap-siap ya untuk merogoh sakumu lebih dalam! Ya, dengan kharakteristik fisik dan sifatnya, Maine Coon tergolong kucing mahal. Memilikinya, menjadi prestisetersendiri bagi pemeliharanya.

Di Amerika, Maine Coon dijual dengan harga berkisar di 1.000 dolar. Dengan kurs dolar Amerika ketika ini, harga itu setara dengan kisaran 13 juta rupiah. Jika ingin mengadopsi Maine Coon dari penampungan kucing liar, biayanya disana mencapai 115 hingga 300 dolar. Di Indonesia sendiri, anakan Maine Coon berusia 3-4 bulan dibandrol harga mulai 8-10 juta rupiah.

Lumayan bukan, harganya?! Tak ayal, dengan harga mirip itu, Maine Coon banyak dimiliki oleh kalangan kelas menengah ke atas.

Nah, lengkap bukan isu wacana kucing Maine Coon? Semoga cukup bisa menjawab ingin tau kau wacana kucing gagah eksotis nan menggemaskan ini ya! Dan, siap-siap menabung untuk bisa bawa si kucing Maine Coon ke rumahmu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here