5 Penyebab Kucing Rumahan Lebih Sering Dimandikan daripada Kucing Liar

Kucing ialah binatang yang punya naluri secara alami menggunakan tubuhnya untuk mandiri. Salah satu fungsi besar berperan menjaga kebersihan mereka, pengecap yang mampu melaksanakan perawatan bulu kucing.Kelebihan pengecap kucing yang fleksibilitas, memungkinkan menjangkau cuilan tubuh mana pun.

Sebagai makhluk mandiri, mereka merawat rambut mereka sendiri, dari gaya hidup yang dijinakkan, beberapa ras kucing masih memerlukan sumbangan insan lantaran dia tidak lagi di alam liar.Salah satu alasannya, kucing rumah tangga lebih rentan terhadap produk rumah tangga yang berpotensi berbahaya bagi mereka.

Beberapa barang yang gampang mengotori kucing rumah, seperti:

1. Minyak bekas dan oli kendaraan

2. cat

3. flora yang beracun bagi kucing

4. sampah bangunan

5. sampah dapur

Kucing yang kena minyak bekas pakai dan oli sisa kendaraan usai bermain di luar rumah akan menciptakan pemilik agak repot. Cara normal membersihkan tubuh kucing dengan memandikan menggunakan sampo, ternyata masih kurang bersih.

Minyak atau oli yang tumpah dan menempel pada tubuh hewan, ketika dikeringkan dengan benar masih mampu licin.

Cara membersihkan kucing yang terkena oli hitam dan minyak bekas dengan tisu supaya sebagian besar cairan yang masih menempel mampu diserap. Penggunaan tisu pada kucing, sebaiknya jangan digosok untuk mencegah lumuran makin meluas.

Selanjutnya, Anda mampu memandikan kucing dengan air hangat yang dicampur dengan sabun basuh piring yang mampu mengangkat lemak, contohnya merek Sunlight atau sejenisnya.

Penggunaan air hangat ketika membersihkan tubuh kucing yang kena minyak atau oli hitam, mampu mencegah mereka kedinginan kalau waktu menghilangkan minyak bekas dan oli kendaraan berlangsung lama.

Bahan lainnya yang mampu Anda pakai sebagai alternatif selain sabun basuh ialah mengganti dengan sabun khusus bayi. Bersihkan tubuh kucing secara perlahan, hingga minyak dan oli tidak tertinggal di badannya.

Berbeda dengan kucing liar yang hidup di hutan, mereka tidak perlu khawatir perihal hal-hal ini menempel pada bulu. Mereka mampu menjilat diri tanpa terpapar imbas jelek apa pun dari materi yang digunakan manusia.

Kecenderungan binatang peliharaan berbeda lantaran erat dan tinggal dengan manusia. Mereka berinteraksi dan punya rasa ingin tahu yang besar pada suatu hal yang menarik. Hewan peliharaan mirip kucing mampu terkena zat dan benda-benda yang sangat beracun bagi mereka. Saat mereka menjilati bulu, ada kemungkinan menelan materi beracun ini sehingga menjadi persoalan dan menimbulkan gangguan kesehatan.

Itulah satu alasan penting untuk memandikan anak kucing, untuk menghilangkan semua zat berbahaya dari bulunya sebelum mereka mampu menelan.

BACA JUGA:  Perawatan Tepat untuk Bulu Kucing Persia Kesayangan

Cara menghilangkan zat berbahaya yang menempel pada bulu dan kulit binatang peliharaan, masih di anggap sebagian pemiliknya cukup dengan mencuci dengan air saja. Padahal, ini masih tidak cukup untuk menghilangkan minyak dan materi kotor lainnya. Anda perlu shampo untuk membersihkan anak kucing secara menyeluruh.

Fungsi air tidak mampu menghilangkan busuk tidak sedap yang mungkin didapat kucing dari luar ruangan. Sehingga waktu memeluk tidak lagi menyenangkan kalau anak kucing masih busuk dan kotor.

Cara membersihkan kucing dengan mandi sampo khusus akan berbeda kalau kucing punya persoalan dengan kutu. Gunakan sampo spesifik yang di formulasi khusus untuk binatang peliharaan untuk mengatasinya.

Untuk kutu berjamur, jenis sampo yang ramah kucing mampu menggunakan obat mengandung miconazole. Zat ini cukup efektif mengobati jamur. Anda mampu menggunakan sampo anti-jamur untuk kucing yang mengandung ketoconazole untuk mengobati bengkak jamur.

Beberapa kucing yang kelebihan berat tubuh atau yang tua, sering mengalami kesulitan untuk merawat diri secara mandiri. Kucing dimungkinkan tidak mampu menjangkau cuilan tubuh dibanding usia dewasa. Pemilik perlu membantu mereka sudah bersih.

Pemilik kucing bulu panjang, beberapa agenda embel-embel mungkin akan lebih sering memandikan binatang peliharaan lebih banyak. Kucing dengan bulu panjang gampang berminyak. Saat zat beracun menempel di bulu, tingkat kesulitannya lebih besar dengan kucing bulu pendek. Oleh lantaran itu, pemilik harus tahu waktu yang sempurna memandikan kucing, supaya mereka tidak terlalu banyak mandi lantaran mampu menghilangkan minyak alami yang bermanfaat untuk kesehatan dan keindahan bulu mereka.

Kucing yang dimandikan terlalu sering untuk alasan menjaga kebersihan tubuh mereka pun tidak disarankan. Mandi berlebihan atau menggunakan sampo yang tidak sempurna akan menghilangkan minyak alami hingga iritasi kulit.

Umumnya, kucing bulu panjang perlu mandi seminggu sekali. Kucing berusia kecil dan muda dengan bulu panjang, mungkin hanya mandi sebulan sekali kecuali kondisi khusus terlihat kotor atau bau.

Supaya kucing tidak terlalu sering dimandikan, pemilik mampu menggunakan alternatif lain, contohnya menggunakan lap pada kucing. Gunakan tisu yang ramah untuk kucing untuk menghilangkan kotoran, noda, ketombe, dan menciptakan mereka wangi tanpa perlu mandi. Cara ini cukup efektif menjaga anak kucing tetap higienis dan segar hingga agenda mandi.

Cara membersihkan tubuh kucing yang kotor balasan minyak, oli, busuk tak sedap dan flora yang diduga beracun untuk mereka yang masih menempel, sebagian besar mampu dihilangkan menggunakan materi dari sabun basuh piring atau sabun khusus bayi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here