4 Cara Aman Mengelus Kucing dan 3 Area yang Perlu Dihindari

Pengalaman cara merawat kucing memang unik untuk pemilik. Namun sebagian dari Anda mampu menerima pengalaman jelek dari kucing yang dipelihara alasannya kurang mengetahui cara kondusif memperlakukan binatang peliharaan tersebut.

Kucing yang dirawat di lingkungan rumah, sebagian besar mampu membantu menjaga lingkungan dari binatang pengerat mirip tikus. Sementara ada juga kucing yang dipelihara alasannya lucu sehingga menciptakan Anda ingin mengelus dan membelai mereka.

Mengelus dan membelai kucing yang lucu, ternyata perlu tip khusus biar tidak menerima pengalaman jelek tercakar oleh mereka. Seseorang khususnya anak kecil yang belum tahu daerah yang boleh mengelus kucing, sering melaksanakan dengan sembarangan yang balasannya menciptakan kucing tidak nyaman dan mencakar bahkan menggigit penggalan tangan.

4 Area yang Aman untuk Di elus

Kucing lucu dan menggemaskan, umumnya mempunyai bulu lebat dan panjang sebagai binatang difavoritkan untuk dirawat. Untuk mengelus kucing yang aman, area berikut disukai oleh kucing.

1. Dagu dan leher

Dagu dan leher kucing kondusif dan menyenangkan dikala di elus dan dibelai, tidak jarang kucing sering merespon elusan tersebut dengan menggosok badan, seolah menyampaikan “saya menyukainya”.

2. Area telinga

Telinga dan area sekitar penggalan luarnya yaitu daerah yang disukai kucing untuk di belai. Kucing yang merasa nyaman dengan belaian tersebut mampu merespon dengan mata mirip mengantuk atau menutup. Respon lain yang ditunjukkan kucing antara lain mendengkur, gerakan punggung melengkung, atau menggerakkan tubuh dan kumis.

3. Gerakan searah dari kepala ke ujung badan

Elusan lain yang disukai kucing yaitu belaian searah, mulai penggalan atas kepala ke ujung badannya. Namun, hindari mengelus hingga ke ujung ekornya, tidak seluruh ras kucing menyukai ekornya disentuh.

BACA JUGA:  Cara Merawat Gigi Kucing

4. Sisi
Kucing yang bersantai akan berbaring dengan posisi miring, Anda mampu membelai penggalan sisi tubuh kucing yang miring. Untuk mengelus penggalan sisi kucing dikala bersantai, hanya mampu dilakukan dikala dia berada di bersahabat Anda.

Kedatangan seseorang bermaksud membelai sisi tubuh kucing dikala bersantai, mampu mengagetkan mereka dan mengakibatkan rasa terancam kalau tidak ada di dekatnya.

3 Area yang Disarankan Tidak Dibelai

Selain 4 area yang disukai kucing untuk dibelai dan di elus, 3 daerah ini sebaiknya dihindari biar tidak menciptakan kucing terancam atau tidak nyaman.

1. Ekor

Ekor kucing yaitu wilayah yang menarik anak kecil untuk memegang alasannya respon ekor kucing sering bergoyang ketika menunjukkan perasaannya. Ekor bukan area yang baik untuk di elus alasannya menciptakan kucing merasa terganggu.

2. Perut

Perut kucing sedang kalem akan gampang di elus seseorang, namun penggalan ini tidak disarankan untuk di elus. Kucing yang sedang kalem dan menunjukkan penggalan perut, menunjukkan rasa iman mereka pada lingkungan dan anggota keluarga, namun bukan sebuah ajakan untuk di elus.

3. Telapak kaki

Telapak kaki kucing dilengkapi cakar yang sensitif sebagai sensorik alamiah. Sebagian kecil kucing mungkin tak mempermasalahkan elusan di telapak kaki mereka. Namun kucing sebagai binatang yang cukup peka mampu berubah perasaannya tanpa Anda ketahui. Telapak kaki kucing sebaiknya dihindari untuk di belai.

Memelihara dan merawat kucing butuh perhatian biar mereka nyaman dan tidak merasa terganggu dengan agresi yang diperoleh mereka di rumah.

Ungkapan rasa sayang dari anggota keluarga yang tidak sempurna kepada kucing, mampu mengakibatkan insiden kecil yang tidak terduga kalau sembarangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here